AKTUALISASI NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS DAN TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN PPKN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 AMANUBAN TIMUR

Authors

  • Dorkas Langgar Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Aktualisasi Nilai-Nilai karakter Religius dan Toleransi

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah(1) penerapan aktualisasi nilai-nilai karakter religius dan toleransi melalui pembelajaran PPKn di kelas XI SMA N 1 Amanuban Timur?(2)Apa saja faktor yang mendukung nilai-nilai karakter religious dan toleransi dalam pembelajaran PPKn di kelas XI SMA N 1 Amanuban Timur? Tujuan penelitian inia dalah (1) Untuk mendeskripsikan nilai-nilai religious  karakter dan toleransi melalui pembelajaran PPKn di kelas XI SMA N 1 Amanuban Timur.(2) Untuk mengetahui penerapan nilai-nilai karakter religius dan toleransi dalam pembelajaran PPKn di kelas XI SMA N 1 Amanuban Timur.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yakni dengan tahapan sebagai berikut pengamatan terhadap proses penerapan nilai religius dan toleransi di kelas dan menganalisis secara rinci hasil-hasil temuan lapangan menggunakan pertanyaan-pertanyaan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi respon dalam penelitian ini adalah guru PPKn, siswa kelas XI. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal sebagai berikut. (1). Strategi guru PPKn dalam menerapkan nilai religius dan toleransi melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa-siswi: Guru PPKn membiasakan siswa-siswi  memberi salam kepada guru sebelum masuk kelas, membiasakan siswa-siswi untuk memberikan salam kepada bapak/ibu guru yang hendak masuk ke dalam kelas untuk memberikan materi pembelajaran, mengingatkan untuk menghargai guru ketika sudah berada di depan kelas, memberikan bimbingan berupa cara bertutur kata tidak boleh menggunakan nada tinggi atau kasar dan tidak boleh berkata kotor, memberikan motivasi untuk menghargai atau menghormati sesama siswa, membiasakan untuk saling membantu atau menolong siswa yang kesusahan.(2). Faktor yang menghambat guru dalam menerapkan  nilai karakter religius dan toleransi sebenarnya tidak ada, tetapi siswa-siswi berasal dari latar belakang keluarga yang meganut agama yang berbeda misalnya ada siswa yang ketika diberikan bimbingan patuh dan melaksanakan tetapi ada juga yang nakal sehingga perlu diingatkan atau dibimbing terus menerus dan mengawasinya. Untuk itu guru harus terus bersabar untuk memberikan bimbingan dan terus mengawasi atau mengontrol, agar dapat mencapai arah atau tujuan yang maksimal.

References

Ahmad, Izzan. “Menumbuhkan Nilai Toleransi Dalam Keragaman Beragama”. Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 11. No. 1. Juni 2017.

Aidnay, Umar. “Peran Guru PAI dalam Membina Sikap Toleransi Antar Umat Beragama Terhadap Siswa SD Banmaong Sadao Songkhla

Thailand Selatan”. Skripsi, Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. 2018.

Aslamiyah, Siti Suwaibatul. “Profesionalisme Guru dalam Perspetik Islam”. Jurnal Akademika. Vol. 10, No. 2. Desember 2016.

Azzahra Sasty, Fitri. “Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Toleransi Siswa Terhadap Pluralitas Beragama dan Budaya di SMP Khaisma Bangsa Tangerang Selatan”. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2020.

Agus Wibowo,(2012). Pendidikan Karakter, Jakarta: Pustaka Pelajar

Ahmad Tanzeh, (2004). Metode Penelitian Praktis. Tulungagumg: P3M STAIN Tulungagung

Andi Prastowo, (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press

Asmaun Sahlan, (2012). Religiusitas Perguruan Tinggi: Potret Pengembangan Tradisi Keagamaan di Perguruan Tinggi Islam, Malang: UIN-Maliki Press

Bungin, B, (2012). Penelitian Kualitatif Edisi Kedua. Bandung: Kencana Group, Prenada Media

Dadang Kahmat, (2002). Sosiologi Agama, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Jalaluddin, (2005). Psikologi Agama, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Kemendiknas, (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional

Kurniawan, Syamsul. Pendidikan Karakter Konsep & Implementasinya Secara Terpadu Dilingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi & Masyarakat. Yogyakarta: Ar-ruzz Media. 2014.

Lubis, M. Guru Berkekuatan Cinta. Deepublish. 2018.

Madjid, Nurcholis. Islam, Dokrin, dan Peradaban. Jakarta: Paramadina. 1992.

Madjid, Nurcholish. “Beberapa Renungan tentang Kehidupan Keagamaan untuk Generasi Mendatang”. Jurnal Ulumul Qur’an. Vol. IV. No. 1. 2017.

Koentjaraningrat, (2010). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia

Muhaminim, (2007). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama di Sekolah dan Perguruan Tinggi (Jakarta: PT Raja Grafindo

Nawawi, H, (1991). Metode Penelitian Bidang Sosial. Ugm Press

Ngainun Naim, (2012). Character Building: Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Pengembangan Ilmu & Pembentukan Karakter Bangsa, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Poerwadarminta W.J.S, (1986). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas. 2008.

Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta

Sugiyono, (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2023-10-01