PENERAPAN METODE SIMULASI OLEH GURU PPKN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 KOTA KUPANG

Authors

  • Dorcas Langgar Staf Pengajar pada Program Studi PPKN FKIP Undana

Keywords:

Metode, Simulasi, Hasil Belajar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini disesuaikan dengan masalah penelitian yaitu (1) bagaimana penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 10 Kota Kupang? (2) bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 10 Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode simulasi oleh guru dalam pembelajaran PPKn dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 10 Kota Kupang karena metode pembelajaran simulasi merupakan metode pembelajaran berupa tiruan atau berpura-pura sehingga semua siswa berperan aktif dalam penyajian materinya melalui bermain peran. Dengan demikian hasil belajar siswapun dapat meningkat berdasarkan hasil belajar dengan presentasi yang didapat dari nilai rata-rata siswa. Sebelum menerapakn metode simulasi dengan presentasi hasil tes awal siswa yang mendapatkan nilai rata-rata 75-78 sebanyak 9 orang dengan hasil presentasi 21% dari 33 siswa, sedangkan yang memperoleh nilai dari 60-70 dengan hasil presentasi 49% adalah 24 siswa dari 33 siswa, setelah menerapkan metode simulasi hasil belajar siswa meningkat dengan nilai rata-rata 78-100 sebanyak 30 orang dengan hasil presentasi 75% dari 33 siswa, sedangkan nilai rata-rata 70 dari hasil presentasi 7% sebanyak 3 orang dari 33 siswa. Dengan demikian presentasi ketuntasan hasil belajar siswa dengan rumus siswa yang tuntas belajar dikali 100% dibagi jumlah siswa. Dari rumus tersebut sebelum menerapkan metode simulasi hasil presentasi ketuntasan 21% menjadi 75% setelah menerapkan metode simulasi. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran PPKn dengan menerapkan metode simulasi siswa lebih aktif dan lebih cepat memahami materi yang diberikan saat pembelajaran berlangsung, maka disarankan kepada guru untuk menggunakan metode simulasi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn.

 

 

References

Abdul Majid, 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Amry Sofan, 2013. Pengembangan Dan Model Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka

Annie, Rifa’I, 2010. Defenisis Belajar. Bandung: Rosdakarya.

Anitah Sri, 2007. Strategi Pembelajaran Di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Aunurrahman, 2013. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Aziz Wahab. 2011. Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta

BSNP. 2006. Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Depdiknas

Djamarah, Zain. 2006. Strategi belajar mengajar. Jakarta: PT Rineke Cipta

Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

H. Buchari Alma, 2012. Guru professional.Bandung: Alfabeta.

Hamza U, 2013. Profesi Kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, 2009.Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Joyce Bruce, dkk. 2009. Models Of Teaching: Model-Model Pengajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kastiman. 2013. Penggunaan Metode Simulasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Di Kelas VIII SMP PGRI 4 Sekampung Kabupaten Lampung Timur

Moleong, L. J, 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.

Nawawi Hadari.1985. Administrasi Pendidikan. Jakarta: PT Gunung Agung.

Permendiknas No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Kurikulum Nasional

Qomarudin, 2012. Pendidikan kewarganegaraan untuk SD/MI. Surakarta: Inti Prima Aksara.

Suryabrata, Sumadi.1983. Proses Belajar Mengajar di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Andi Offset

Syahrial Syarbaini. 2010. Implementasi Pancasila Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Syaiful, Sagala. 2014. Konsep Dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, Wina. 2007. Strategi Pembelajaran Brorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung: Kencana.

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zein. 2006. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. 2009. Media Pengajaran. Jakarta: PT. Rosdakarya.

Sudjana, Nana, 1995. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya

Syaiful Bahri Djamarah. 1994. Hasil Belajar Mengajar. Jakarta: Rineke Cipta.

Suprihatingrum, Jamil. 2016. Strategi Pembelajaran. Jogjakarta: AR-Ruzz Media.

Sunarso. 2007. Pendidikan kewarganegaraan untuk SD dan MI Kelas IV. Sukaharjo: Graham Multi Grafika

Sumarsono. 2001. Pendidikan kewarganegaraan. Jakarta: PT Gramedia

Udin S. 2009. Pengajaran PKN Di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Usman Moh Uzer. 2002. Menjadi guru professional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Udin, S Winataputra, 2001. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi Depertamen Pendidikan Nasional.

Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas

Undang-undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen

W.S Winkel.1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo.

Downloads

Published

2021-04-03

Issue

Section

Articles