STUDI KASUS TENTANG FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA MENGATASI KENAKALAN REMAJA KELAS XI SMA NEGERI 6 KUPANG

Authors

  • Semuel Sabat

Keywords:

Kenakalan Remaja, , faktor-faktor penyebab, dan upaya mengatasi

Abstract

Kenakalan remaja adalah suatu tindakan yang menyimpang dari norma dan peraturan yang berlaku dimasyarakat. Tindakan yang dilakukan itu dapat membahayakan dirinya sendiri dan juga orang lain. Disekolah keberadaan siswa sangat beragam yaitu, ada yang tingkah lakunya baik dan ada yang tingkah lakunya buruk. Dengan tingkah lakunya yang buruk, seorang siswa dapat dikatakan nakal. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) bagaimana kasus kenakalan remaja kelas XI SMAN 6 Kupang (2) faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenakalan remaja kelas XI SMAN 6 Kupang (3) bagaimana upaya guru PPKn, guru BK, dan wali kelas untuk mengatasi kenakalan remaja kelas XI SMAN 6 Kupang. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kasus kenakalan remaja kelas XI SMAN 6 Kupang (2) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kenakalan remaja kelas XI SMAN 6 Kupang dan (3) mendeskripsikan upaya-upaya guru PPKn, guru BK dan guru Wali kelas mengatasi perilaku kenakalan siswa tertentu di kelas XI SMA Negeri 6 Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yakni dengan tahapan sebagai berikut, pengamatan terhadap kasus kenakalan remaja yang terjadi dikelas XI SMAN 6 Kupang dan menganalisis secara rinci hasil-hasil temuan lapangan menggunakan pertanyaan- pertanyaan. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi respon dalam penelitian ini adalah guru PPKn, guru BK, guru wali kelas dan siswa/siswi kelas XI. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang terjadi disekolah tidak hanya kenakalan yang bersifat besar saja tetapi, kenakalan juga bisa dalam hal kecil misalnya, datang sekolah terlambat, tidak mengerjakan tugas, membolos saat pelajaran, tidak menghormati guru dan membuat keributan diarea sekolah pada saat pelajaran. Kenakalan remaja dapat diatasi dengan berbagai upaya misalnya, dinasihati dan diberi peringatan, diberikan pendidikan karakter, diberikan hukuman sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, dan jika pelanggaran berat maka akan dikeluarkan oleh pihak sekolah.

 

References

Ali, Mohammad, Mohammad Asrori. 2015. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, M. 1994. Pedoman Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan Agama. Jakarta: PT Golden Trayon Press.

Drajat, Z. 2008. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.

Erickson, E.H. 1963. Masa Kecil dan Sosial. New York: Merton.

Hudijono, S. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bahan ajar yang tidak dipublikasikan. PPKn FKIP UNDANA.

Hurlock, E. 1991. Perkembangan Anak. New York: Me Graw Hill.

Hutabarat, R. 2012. Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja (studi kasus pengguna narkoba di Desa Perumnas Simalingkar Kecamatan Pasar Baru)”. Skripsi yang tidak dipublikasikan.

Kartini, Kartono. 1992. Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Karliana, A. 2010. Pengertian Remaja. (skripsi yang tidak dipublikasikan).

Kartini, Kartono. 2003. Patologi sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kartono, K. 1986. Kenakalan Remaja. Bandung: Mandar Maju.

Kasiyo, A. 2019. “Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja di Lebak Mulyo Kecamatan Kemuning Kota Palembang”. (skripsi yang tidakdipublikasikan).

Komalasari, R. 2014. “Identifikasi faktor penyebab kenakalan remaja pada siswa SMP PGRI 4 Kota Jambi”. (skripsi tidak dipublikasikan).

Moleong, Lexy, J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Rosdakarya.

Monks, Kners dan Haditono. 1989. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

(Bani, 2019)

Santrock, John, W. 2008. Adolescence. Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.

Sarwono. 2003. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali.

Sudarsono. 2012. Kenakalan Remaja: Presensi, Rehabilitasi, dan Resosialisasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2021-04-03

Issue

Section

Articles