Kandungan Bahan Kering, Bahan Organik dan Protein Kasar Kulit Singkong Hasil Fermentasi EM4 Dengan Dosis Berbeda

Dry Matter, Organic Matter and Crude Protein of Cassava Hulls Fermented By Differet Level of EM4

Authors

  • Yohanis Imanuel Muni Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Gusti Ayu Yudiwati Lestari Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Markus M. Kleden Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

tepung kulir singkong, EM4, fermentasi

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : Pengaruh fermentasi kulit singkong dengan level EM4 yang berbeda terhadap kandungan bahan kering, bahan organik dan protein kasar danLevel terbaik dari EM4 yang digunakan untuk fermentasi kulit singkong terhadap kandungan bahan kering, bahan organik dan protein kasarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode eksperiment dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan yang terdiri dari yaituP0 = kulit singkong tanpa EM4, P1, P2 dan P3 = kulit singkonng difermentasi dengan EM4 masing-masing sebesar 5, 10 dan 15 %.    Variabel yang diukur adalah kandungan Bahan Kering, Bahan Organik dan Protein Kasar.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung kulit singkong yang difermentasi menggunakan EM4 kandungan bahan keringnya bervariasi dari 83,66%-84,71%, kandungan bahan organiknya bervariasi dari 93,28%-3,56% dan kandungan protein kasarnya bervariasi dari 9,53%-11,30%, sementara itu hasil uji satatistik menunjukan bahwa tepung kulit singkong yang difermentasi menggunakan EM4 dengan level berbeda berpengaruh nyata terhadap kandungan protein kasar (p<0,05) namun tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan bahan kering dan bahan organiknya (p>0,05). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Tepung kulit singkong yang difermentasi dengan EM4 pada level berbeda memberikan pengaruh tidak nyata terhadap kandungan BK dan BO, tetapi memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan PK. Semakin tinggi level EM4 pada fermentasi kulit singkong tidak menunjukan pengaruh yang nyata terhadap kandungan BK, BO serta PK.

References

AOAC. (1999). Official Methods of Analysis of AOAC International 16th ed. AOAC International. USA

Akoso, B., T. 1996. Kesehatan Sapi. Kanisius, Yogyakartas

Bidura GDE. (2017). Teknologi Pakan Ternak Aspek Teknis Pembangunan Pabrik Pakan. Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Udayana. Denpasar

Departemen Pertanian. 2009. Basis Data Pertanian. http:// database.deptan.go.id/bdsp/hasil_kom_asp. (30 Maret 2009).

Djuarnani ,N., Kristiani, dan B.S. Setiawan. 2005. Cara Cepat Membuat Kompos.Agromedia Pustaka. Jakarta.

Edhy M, Irawati B, dan Darwanto S. 2015. Uji Nilai Nutrisi Kulit Ubi Kayu yang Difermentasi dengan Aspergillus niger (Nutrient Value Test of Cassava Tuber Skin Fermented by Aspergillus niger. Departemen Perternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

Fardiaz, 1998, Mikrobiologi Pangan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Institut Pertanian Bogor Press, Bogor.

Hanifah, V.W., Yulistiani, D. dan Asmarasari, S. A. A. 2010 Optimalisasi pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi pakan ternak dalam rangka memberdayakan pelaku usaha enye-enye. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan veteteriner. Balai Penelitian Ternak Bogor.

Hartadi, H., S. Reksodiprodjo dan A.D. Tillman. 1991. “Tabel Komposisi Bahan Makanan Ternak Untuk Indonesia”. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hidayat, M. N., Khaerani Kerawang, dan Surati. 2013. Kandungan Bahan Kering, Serat Kasar, dan Air Daun Eceng Gondok yang Difermentasi dengan Berbagai Level EM4 dalam Waktu yang Berbeda. Jurusan Ilmu Peternakan UINAM. Makasar.

Kasmiran, A. 2011. Pengaruh lama fermentasi jerami padi dengan mikroorganisme lokal terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, dan abu. Lentera 11(1):48-52.

Mariyono, Y.N. Anggraeny dan L. Kiagega. 2008. Teknologi alternatif pemberian pakan sapi potong untuk wilayah industri bagian Timur. Pros. Seminar Nasional Sapi Potong. Palu, 24 November 2008. BPTP Sulawesi Tengah. hlm. 151 – 159.

Murtidjo. 1993. Memelihara Kambing Sebagai Ternak Potong dan Perah. Penerbit Kanisius.Yogyakarta.

Novianty, N., Syamsuddin Rasjid, dan Harfiah. 2014. Kandungan Bahan Kering Bahan Organik Protein Kasar Ransum Berbahan Jerami Padi Daun Gamal dan Urea Mineral Molases Liquid dengan Perlakuan yang Berbeda. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Nurlaili, F., Suparwi dan Sutardi, T. R. 2013. Fermentasi kulit singkong (Manihot utilissima pohl) menggunakan Aspergillus niger pengaruhnya terhadap kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) secara In-Vitro. Jurnal Ilmiah Peternakan.1 (3) : 856 –

Ohshima, M., N. I. Proydak, dan N. Nishino. 1997. Effect of addition of lactic acid bacteria or previously fermented juice on the yield and the nutritive value of alfalfa leaf protein concentrate coagulated by anaerobic fermentation. Anim. Sci. Technol. (Jpn) 68: 820-826.

Sandi, Y. O., Rahayu, S. Dan Wardhana, S. 2013. Upaya peningkata kualitas kulit singkong melalui fermentasi menggunakan luconostoc mesenteroides. Pengaruhnya terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro. Jurnal Ilmiah peternakan. 1 (1) : 99-108

Suprihatin. 2010. Teknologi fermentasi. Unesa Press 45 (1). Surabaya. http://eprints.upnja- tim.ac.id/3161/2/fermentasi.

Santoso, U. dan Aryani , I. 2007. Perubahan komposisi kimia daun ubi kayu yang ifermentasi oleh EM4. Jurnal Sains Peternakan Indonesia. 2 (2) :53-56.

Tifani, A. M., Kumalaningsih, S. dan Mulyadi, A. F. 2010. Produksi bahan pakan ternak dari ampas tahu dengan fermentasi menggunakan EM4 (Kajian pH awal dan lama waktu fermentasi). Jurnal Ilmiah Peternakan. 5 (1) : 78 – 88.

Tillman, A. D., Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Wilkinson,J.M.1988.TheFeedValueofbyProductsand Wastes In: Food Sciene EditedBy:E.R.OrskovRowettResearchInstitued,Greenburn,Aberdeen Ab2 9 SB,Scotland

Winarno, F. G, S. Fardiaz. Dan D. Fardiaz 1979. Biofermentasi dan Biosíntesis Protein. Bandung. Angkasa

Downloads

Published

2021-06-14

How to Cite

Muni, Y. I., Lestari, G. A. Y. ., & Kleden, M. M. (2021). Kandungan Bahan Kering, Bahan Organik dan Protein Kasar Kulit Singkong Hasil Fermentasi EM4 Dengan Dosis Berbeda : Dry Matter, Organic Matter and Crude Protein of Cassava Hulls Fermented By Differet Level of EM4. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(2), 1390–1394. Retrieved from http://publikasi.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/k572

Issue

Section

Articles