Kadar Air, pH dan Kualitas Mikrobiologi Karkas Ayam Petelur Afkir Yang Direndam Dengan Sari Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)

Water Content, pH and Microbiological Quality Carcasss Of Cull Laying Hens With Binahong Leaves Extract (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)

Authors

  • Indra Mulyaning Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Bastari Sabtu Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Heri Armadianto Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Binahong, Karkas Petelur Afkir, Kadar Air, pH, Kualitas Mikrobiologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman dengan sari daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap kadar air, pH, total koloni bakteri, bakteri E. coli dan Salmonella sp. pada karkas ayam petelur afkir. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (tanpa penambahan daun binahong), P1 (200g daun binahong + 800ml air), P2  (400g daun binahong + 600ml air) dan P3 (600g  daun binahong + 400ml air). Data pH, kadar air dan total koloni bakteri  dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) Duncan untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan sedangkan E. coli dan Salmonella sp. dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pH, kadar air dan total koloni bakteri. Bakteri E. coli dan Salmonella sp. tidak terdeteksi pada semua sampel karkas ayam petelur afkir. Kesimpulan, perendaman dengan sari daun binahong memberikan pengaruh yang sama terhadap nilai pH, kadar air dan total koloni bakteri pada karkas ayam petelur afkir. Bakteri patogen E. coli dan Salmonella sp. tidak terdeteksi pada penelitian ini.

 

This study aims to determine the effect of immersion in binahong leaf extract (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) on water content. pH, total bacterial colonies, E. coli and Salmonella sp. on the carcass of cull laying hens. The study used experimental methods with a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications. The treatments consisted of P0 (without adding binahong leaves), P1 (200g binahong leaves + 800ml water), P2 (400g binahong leaves + 600ml water) and P3 (600g binahong leaves + 400ml water). Data on pH, water content and total bacterial colonies were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) followed by Duncan's Least Significant Difference (LSD) test to determine the difference between treatments while E. coli and  Salmonellasp. analyzed descriptively. The results showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on pH, water content and total bacterial colonies. The bacteria  E. coli and Salmonella sp. not detected in all samples of cul laying hens carcass. In conclusion, immersion with binahong leaf extract had the same effect on the pH value, water content and total bacterial colonies in the carcass of cull laying hens. Pathogenic bacteria E. coli and Salmonella sp. not detected in this study.

Keywords: Binahong, Carcass of Cull Laying  Hens, Moisture Content, pH and Microbiological Quality 

Author Biographies

Indra Mulyaning, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Bastari Sabtu, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Heri Armadianto, Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

References

Aberle ED, Forrest JC, Gerrard DE, Mills EW. 2001. Principles of Meat Science. Journal of Agriculture. 1(2): 31-39

Astuti SM. 2012. Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibiotika Ekstrak Etanol Daun, Batang, Bunga, dan Umbi Tanaman Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis). Universitas Malaysia Pahang. Jurnal Kimia 3 (4): 224-232.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 1992. Uji Kadar Air. SNI 01-2891-1992. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 2009. Mutu Karkas dan Daging Ayam. SNI 01-3924-2009. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 2009. Batas Maksimum Cemaran Mikroba Dalam Pangan. SNI 01-7388-2009. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Buckle KA. 1987. Ilmu Pangan. Universitas Indonesia Press. Jakarta

Darsana, Oka IG, Besung INK, Mahatmi H. 2012. Potensi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli secara In Vitro. Indonesia Medicus Veterinus 1(3):348-350.

Grimes T, Jackson C. 2001. Code of Practice for Biosecurity in the EggIndustry.Barton Australia; Rural Industries Research and Development Corporation. http://www.aecl.org/images/File/Producer%20Resources/Biosecurity%20Code%20of%20Practice.pdf. (diakses 26 Maret 2021, jam 20.20

Fardiaz S. 1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Harrigan WF. 1998. Laboratory Methods in Food Microbiology. Third Ed. Academib Press. New York.

Höll L, Behr J, Vogel RF. 2016. Identification and growth dynamics of meat spoilage microorganisms in modified atmosphere packaged poultry meat by MALDI-TOFMS. Journal Food Microbiol. 1(6):84–91.

Kaudia TJ. 2001. The effect of chemical treatment on life broilers before slaughterand slaughter condition mmicrobial quality and self life of broiler meat. Journal of Food Technology Africa. 2(6): 38-87

Komariah, Arief II, Wiguna Y. 2004. Kualitas Fisik dan Mikrobiologi Daging Sapi Yang Ditambah Jahe (Zinger Officinaleroecoe) Pada Konsentrasi dan Lama Penyimpanan Yang Berbeda. Media Peternakan 28(2) : 38 – 87

Kurniawan MFT, Darmawan DWIP, Astuti NWSRI. 2013. Stategi Pengembangan Agribisnis Peternakan Ayam Petelur di Kabupaten Tabanan. Jurnal manajemen Agribisnis. 12 (2): 53-66.

Lawrie. 2003. Ilmu Daging. Edisi kelima.Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Lestari T, Fidrianny I, Sukandar EY, Adnyana IK, Sutrisno E. 2014. Kajian Aktivitas Penyembuhan Luka dan Antibakteri Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis), Pegagan (Centella asiatica L. Urban) serta Kombinasinya Terhadap Bakteri Staphylococus aureus dan Pseudomonas aeruginosa) dari Pasien Luka Kaki Diabetes. Jurnal ilmu Hayatidan Fisik. 16(2):78-79

Montolalu S, Lontaan N, Sakulm, Mirah AD. 2013. Sifat Fisiko-Kimia dan Mutu Organoleptik Bakso Broiler denga Mneggunakan Tepung Uji Jalas (Ipotemea batatas L.) Jurnal Zootek. 32(2): 1-13

Murdianto, Ria A, Fuchriyah E, Kusrini D. 2013. Isolasi, Identifikasi SertaUji Aktivitas Antibakteri Senyawa Golongan Triterpenoid Dari Ekstrak Daun Binahong Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.Chem Info” Journal kimia 1(1):11-15.

Rachmawati S. 2007. Studi Makroskopi, Dan Skrining Fitokimia Daun Anredera cordifolia (Ten.) Steenis. Skripsi. Farmasi UNAIR Surabaya

Ratna Y, Peni I, Septi SR. 2011. Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Kimia 12 (2):52-53

Ray B, Bhunia A. 2004. Fundamental Food Microbiology. Ed. Ke-3. CRC Pr. Washington, DC

Syahruddin M, Suarjana IGK, Rudyant MD. 2014. Angka Lempeng Total Bakteri pada Broiler Asal Swalayan di Denpasar dan Kabupaten Bandung, Indonesia Medicus Veterinus. 3(2):107-111.

Siagian A. 2002. Mikroba pathogen pada makanan dan sumber pencemarannya. Jurnal Mikrobiologi. 1(2):1-18

Soepandi, Tatang, Wardah. 2014. Mikrobiologi Pangan.Yogyakarta.

Soeparno. 2009. Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada university Press. Yogyakarta.

SumardjoD. 2009.Pengantar Kimia. Cetakan I.Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Usha RS, Sashidharan M, Palaniswamy. 2010. Antimicrobial Activity of a RarelyKnown Species, Morinda citrifolia L. Journal of Ethnobotanical Leaflets. 14(3): 306-311.

Downloads

Published

2021-06-14

How to Cite

Mulyaning, I., Sabtu, B. ., & Heri Armadianto. (2021). Kadar Air, pH dan Kualitas Mikrobiologi Karkas Ayam Petelur Afkir Yang Direndam Dengan Sari Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis): Water Content, pH and Microbiological Quality Carcasss Of Cull Laying Hens With Binahong Leaves Extract (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis). Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(2), 1510 –. Retrieved from http://publikasi.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/k624

Issue

Section

Articles