Efisiensi Ekonomi Pengaruh Penggunaan Dedak Sorgum (Sorghum bicolor L.)Dalam Ransum Ternak Babi Fase Grower

Economic Efficiency Of Sorghum (Sorghum bicolor L.) Bran Inclusion On Growing Pig Diets

Authors

  • Theresia Marinda Kebahi Ritan Universitas Nusa Cendana
  • Sabarta Sembiring Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana
  • Tenang Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Ternak babi, dedak sorgum, efisiensi ekonomi

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang selama 8 minggu terhitung sejak tanggal 26 Oktober - 21 Desember 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui biaya ransum, Income Over Feed Cost  (IOFC), efisiensi penggunaan ransum dan efisiensi ekonomi penggunaan ransum ternak babi. Materi yang digunakan adalah 12 ekor ternak babi kastrasi peranakan landrace yang berumur 4 - 5 bulan dengan berat badan awal 25 - 39 kg (KV = 18,18%). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah R0 : 100% ransum tanpa dedak sorgum (basal), R1 : ransum mengandung 10% dedak sorgum, R2: ransum mengandung 20% dedak sorgum, R3 : ransum mengandung 30% dedak sorgum. Hasil analisis statistika menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap biaya ransum, IOFC, efisiensi penggunaan ransum dan efisiensi ekonomi penggunaan ransum. Bertolak dari hasil tersebut dapat simpulkan bahwa tingkat penggunaan ransum dedak sorgum level 10%, 20% dan 30% memberi respon yang relatif sama.

 

The purpose of this research was to determine the cost of feed, income over feed cost, efficient use of feed and
economic efficiency in growing pigs feed. The material used was 12 casrated landrace crossbred that were 4-5
months old with intial body weight of 25-39 kg (CV=18,18%). This study used a randomized block design with
4 treatments and 3 replications. The treatments that were tried were R0 : 100% ration without sorghum bran, R1
: ration containing 10% sorghum bran, R2 : ration containing 20% sorghum bran, R3 : ration containing 30%
sorghum bran. The results of statistical analysis showed that the treatment had no significant effect (P>0,05) on
the cost of feed, IOFC, efficiency of feed use and economic efficiency of feed use. It can be concluded that the
level of use of sorghum bran feed levels of 10%, 20% and 30% gave relatively the same response

 

Key words : pigs, sorghum bran, economic efficiency

Author Biographies

Sabarta Sembiring, Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Tenang, Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

Prodi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana

References

Departemen Kesehatan RI. (1992). Kandungan Nutrisi Sorgum. Direktorat Gizi.

Gaspersz,V. 1991. Metode Perancangan Percobaan: CV Armico. Bandung.

Hubeis M. 1984. Pengantar Pengolahan Tepung Serealia dan Biji-biian. Bogor. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Fateta IPB.

Ichwan WM. 2003. Membuat Ransum Ayam Ras Pedaging. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Kojo RE, V,V,J, Panelewen., M,A,V, Manese., Nansi Santa., 2014. Efisiensi Penggunaan Input Ransum Dan Keuntungan Pada Usaha Ternak Babi Di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi Manado 95115. Jurnal Zootek (“Zootek”Journal) Vol 34 No 1:64-65 (Januari 2014).

National Research Council. 1998. Nutrient Requirement of Swine. 10thed: National Academy Press. Washington,D.C.

Prawirokusumo,S., 1990. Ilmu Usahatani. BPFE. Yogyakarta.

Rasyaf, M., 2002. Pengertian Pendapatan Dari Suatu Usaha. Yogyakarta.

Rumambi,A. 2013. Karakteristik Perumbihan Sorgum dengan Pemukukan Urea Berbeda Sebagai Sumber Nitrogen. Laporan Penelitian. Unggulan Perguruan Tinggi (BPOTN) Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Sembiring,S danDodu, T., 2018.PengaruhPemakaianTepungBonggolPisangKapokFermentasidalamRansumTernakBabiFaseGrower terhadapKinerjaPerforman.Prosiding Seminar NasionalPeternakanBerkelanjutanBerbasisLahanKering 4.Undana Press.

Sihombing, D.T.H. 1997. Klasifikasi Dari Ternak Babi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

................2006. Ilmu Ternak Babi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Silalahi, M. 2011. The Effect Of Ration Containing Various Dosage Curcuminoid In Pigs Ration To Growth Rate And The Ration Convertion. Fapet Unpad. Bandung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. Vol 12 (1): 20-27. ISSN 1410-5020.

Sukanata, I,W., Suciani, Parimartha, K.W., Putri,B.R.T., dan Suranjaya, I. G., 2014. Analisis Pendapatan Dan Efisiensi Ekonomi Penggunaan

Ransum Pada Usahatani Penggemukan Sapi Bali (Studi Kasus di Desa Lebih, Kabupaten Gianyar). Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar-Bali. Jurnal Majalah Ilmiah Peternakan Vol. 17(1) Tahun 2014. Hal 22.

Downloads

Published

2021-06-14

How to Cite

Ritan, T. M. K., Sabarta Sembiring, & Tenang. (2021). Efisiensi Ekonomi Pengaruh Penggunaan Dedak Sorgum (Sorghum bicolor L.)Dalam Ransum Ternak Babi Fase Grower: Economic Efficiency Of Sorghum (Sorghum bicolor L.) Bran Inclusion On Growing Pig Diets. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(2), 1395–1400. Retrieved from http://publikasi.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/k630

Issue

Section

Articles