POTENSI BUMDes SEBAGAI EKONOMI BAGI PEMBENGUNAN EKONOMI DI DESA

Authors

  • Adriana Rodina Fallo Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana

Keywords:

BUMDes, Institusi, Ekonomi

Abstract

BUMDes, yang didirikan untuk memimpin ekonomi desa, telah gagal karena kurangnya partisipasi mas- yarakat selama proses pembentukan dan pelaksanaan. BUMDes harus belajar dari kesalahan yang dilakukan oleh institusi ekonomi desa sebelumnya. Meskipun pemerintah telah memberikan beberapa bentuk bantuan keuangan dan fasilitas, skema politik top-down gagal meningkatkan ekonomi desa. Faktanya, itu telah berubah menjadi lahan di mana elit desa dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki desa. Partisipasi yang di dukung oleh kepemilikan sangat berguna untuk mencapai kebebasan persyuaratan ma- terial. Dalam hal kepemilikan kekayaan desa, penduduk desa berhak untuk menjadi pemilik nya. Maka dari itu, perlu mepertimbangkan kepemilikan yang menyeluruh dalam hal pembangunan BUMDes, sehingga tujuannya bisa terorganisir dengan baik.

 

References

Agunggunanto dkk. 2016. Pengembangan Desa Mandiri Melalui Pengelolaan Badan Usaha Mi- lik Desa. Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis 13 (1) 67-81.

Agusta, I. 2014. Transformasi Desa Indonesia 2003- 2025. Retrieved from http://www.perhepi.org/ wpcontent/uploads/2014/11/Transformasi-De- sa-Indonesia-2003-2025_Dr.Ivanovich-Agusta. pdf

Anggraeni, Maria RRS. 2016. Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Studi pada BUMDes di Gunung Kidul. Jurnal Modus 28(2) 155-167. https://doi.org/10.24002/modus.v28i2.848

Auliya, S. A. 2018. Menimbang Pembangunan Desa. Bisnis Indonesia, 2/1/2018.

Bierschenk, T., & Sardan, J.-P. 2003. Power in the Vil- lage: Rural Benin Between Democratisation and Decentralisation. Africa, 73(2), 145–172.

Billah, M. ., Loehoer, W., & Kristyanto, A. 2016. Segi Penguasaan Tanah dan Dinamika Sosial di Pedesaan Jawa (Tengah). In S. Tjondronegoro & G. Wiradi (Eds.), Dua Abad Penguasaan Tanah, Pola Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa (pp. 302–340). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Dahlan, N. A. 2014. Kekuasaan Dan Pembangunan Di Desa Diwek Studi Kasus Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Jurnal Politik Muda, 3(2),1–9.

Dewi, A. S. 2014. Peranan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Pendapa- tan Asli Desa (Pades) Serta Menumbuhkan Perekonomian Desa. Journal of Rural and Develompment, 5(1).

Faedlulloh, D. 2016. Membangun Demokrasi Ekonomi : Studi Potensi Koperasi Multi-Stakeholders. Jurnal Ma- syrakat Indonesia, 42(1), 65–76.

Hu, Z. 2008. Power to the People? Villagers’ self-rule in a North China village from the locals’ point of view. Journal of Contemporary China,17(57), 611–631. https://doi.org/10.1080/10670560802253287

Nuraini, S. 2010. Hubungan kekuasaan elit pemerintahan desa. Jurnal Kybernan,1(1), 1–13.

Prasetyo, Ratna A. 2016. Peranan BUMDes Dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pe- jambon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Dialektika 10 (1) 86-100. Sahdan. 2007. Membebaskan Desa dari Jeratan Kemiskinan. Mudik, VIII.

Purnamasari, dkk. 2016. Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Berbasis Kerakyatan di Warungbambu Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Jurnal Politikom Indonesia, 1(2).

Ramadana, C. B., Ribawanto, H., & Suwondo. 2013. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sebagai Penguatan Ekonomi Desa (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang). Jurnal Ad- ministrasi Publik (JAP), 53(9), 1689–1699.

Suroto. 2016. Koperasi Pertanian Multipihak. Kompas. Jakarta.

Tama, D. O. E., & Yanuardi. 2013. Dampak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Karangrejek Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Downloads

Published

2023-10-18

Issue

Section

Articles