Penerapan Impersonalitas Kebijakan Relokasi Pasar Rakyat Di Kabupaten Musi Banyuasin

Authors

  • Tri Anggraini Program Studi Administrasi Negara - Universitas Timor
  • Yaherlof FoEh Program Studi Ilmu Administrasi Publik - Universitas Nusa Cendana

Keywords:

Birokrasi, Kebijakan, Relokasi Pasar

Abstract

Ciri khas pasar tradisional yang tidak dimiliki oleh pasar modern menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat untuk tetap berbelanja dipasar tradional, Namun kesan buruk dari pasar tradisional seolah terus melekat dibenak masyarat.  Perlu adalah upaya untuk teap menjaga eksistensi keberadaan pasar tradisional sebagai refresentatif dari ekonomi masyarakat kelas kecil hingga menengah dengan melakukan perbaikan kondisi, sarana dan prasarana pasar tradisional. Salah satunya dilakukan oleh pemerintah kabupaten musi banyuasin melalui kebijakan relokasi pasar rakyat. Penelitian ini akan mengkaji kebijakan relokasi pasar rakyat menggunakan pendekatan prinsip birokratisasi Weberian yaitu Impesonalitas. Penelitian ini menggunakan jelis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriftif Analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsi impesonalitas pada beberapa bagian diterapkan namun Sebagian lainnya belum diterakan. Hal ini menjadi indikasi buruknya kinerja birokrasi dalam upaya relokasi pasar rakyat ini, sehingga berdampak jelas pada kegagalan upaya relokasi pasar rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin.

References

Anggraini, Tri; Seran, M. (2020). Inovasi Birokrasi Pelayanan Publik - Program Raskin Pola Padat Karya Pangan (RASKIN POLA PKP) di Kabupaten Timor Tengah Utara. Journal of Goverment and Political Studies, 3(2). https://doi.org/10.32662/gjgops.v3i2.1118

Anggraini, T. (2020). Analisis Kinerja Birokrasi di Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Studi Kasus: Relokasi Pasar Rakyat oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Pengelolaan Pasar Tahun 2016). Jurnal Wacana Kinerja, 23(1), 101–118. https://doi.org/10.31845/jwk.v23i1.169

Apriliza, S. (2015). Analisis faktor penyebab kegagalan kebijakan penataan pedagang kaki lima pasar inpres sekayu ke pasar tradisional randik sekayu. Universitas Lampung.

Assauri, S. (2010). Manajemen Pemasaran. PT Rajagrafindo Persada.

Bambang Djau, S. (2009). “Seminar Nasional Menuju Penataan Ruang Perkotaan Yang Berkelanjutan,Berdayasaing, dan Berotonomi.” Seminar Nasional Perencanaan Wilayah Da n Kota.

Creswell, J. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th Edition. The New Zealand Dental Journal, (Vol. 86).

Daniel Suryadarma, Adri Poesoro , Sri Budiyati, Akhmadi, M. R. (2007). Lembaga Penelitian SMERU. https://www.smeru.or.id/sites/default/files/publication/supermarket_ind.pdf

Dwiyanto, A. (2015). Reformasi Birokraso Kontekstual. Gadjah Mada University Press.

Malano, H. (2011). Selamatkan Pasar Tradisional: Potret Ekonomi Rakyat Kecil. PT Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2021-07-12

How to Cite

Anggraini, T., & FoEh, Y. (2021). Penerapan Impersonalitas Kebijakan Relokasi Pasar Rakyat Di Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal Politiconesia, 10(1), 43–50. Retrieved from http://publikasi.undana.ac.id/index.php/jp/article/view/p156

Issue

Section

Articles