Pembangunan Pabrik Tebu Di Kabupaten Sumba Timur

Studi Gerakan Sosial Masyarakat Adat Terkait Penolakan Pembangunan Pabrik Tebu Di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur

Authors

  • Retang Maramba Djawa Program Studi Ilmu Politik - Universitas Nusa Cendana
  • Ananias Riyoan Philip Jacob Program Studi Ilmu Politik - Universitas Nusa Cendana

Keywords:

gerakan, penolakan, pembangunan

Abstract

Kehadiran PT. Muria Sumba Manis yang terletak di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur sampai saat ini masih menuai pro dan kontra. Dalam hal ini terkait dengan status perijinan yang belum jelas sehingga memicu konflik dan persoalan baru dalam masyarakat yang berujung pada penolakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan alasan ketidakpuasan  masyarakat sehingga menolak berdirinya PT. Muria Sumba Manis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan studi gerakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penolakan masyarakat disebabkan karena yaitu ingkar janji dari pihak PT. Muria Sumba Manis, minimnya sosialisasi, tidak melibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan, hilangnya kultur budaya serta mengakibatkan kerusakan alam yang cukup parah. Sehingga masyarakat melakukan gerakan/aksi penolakan dengan cara pendudukan lahan di beberapa titik lokasi, aksi demo di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), demo kepada Bupati bahkan aksinya terus dilakukan hingga tingkat pusat di Jakarta

References

Abdul Halim. 2004. Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat.Jakarta.

---------, 2006 Profil Komoditas Tebu. Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah

Adisasmita R. 2006. Membangun Desa Partisipatif. Cetakan Pertama. Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta.

Edi. Suharto. 2007. Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Goffman, Efring. Frame Analysis: An Essay on The Organization Experience.

New York: N.Y.: Harper & Row, 1974. Dikutip dalam jurnal karya Porismita Borah, “Comparing Visual Framing in Newspapers: Hurricane Katrina Versus Tsunami.” Newspaper Research Journal, 2009: 50.

Winarno, Budi. 2002. Teori dan Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta: Penerbit Media Presssindo.

Susan, Novri., 2009, Pengantar Sosialogi Konflik Dan Isu-Isu Konflik Kontemporer, Kencana Prenada Media Goup, Bandung.

Manalu, D.Gerakan Sosial dan perubahan Kebijakan Publik, Yokyakarta: Gajah Madah University Press.2009.

Putra, F. Dkk.Generasi Sosial, konsep, Strategi, Hambatan Dan Tantangan Gerakan Sosial di Indonesia, Malang:PlaCID’s dan Averroes Press.2006.

Sitomorang, A.W.Gerakan Sosial : Teori & Praktik, Yokyakarta: Pustaka Pelajar,2013.

Sitomotang, Abdul Wahid., 2007, Gerakan Sosial, Studi Kasus Beberapa Perlawanan, Pustaka Pelajar, Yokyakarta.

Soenyono.Teori-Teori Gerakan Sosial, Surabaya: Yayasan Kampusina.2005

Tarrow, Sidney. Power in Movement: social movements,collective Action and Mass politics in the modern state. Cambridge: Cambridge University Press. 1996

Cohen, Jean L. 1985. Strategy or Identity: New Theoretical Paradigms and Contemporary Social Movements. Social Research Vol.52 No. 4

Harun, Rochajat dan Elvinaro Ardianto. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial. Jakrta: PT Raja Grafindo Persada.

Imawan, Riswandha. 2002. Peningkatan Daya Saing : Pendekatan Paradigmatik- Politis. Jurnal Ilmu Sosial & Ilmu Politik 6: 79-86.

Adaptasi, Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Pemeliharaan Sistem Dengan kesejahteraan Keluarga [skripsi]. Fakultas Pertanian Istitut Pertanian Bogor.

Popenoe, David. Sociology seven edition. New Jersey, Prentice Hall:1989.

Swarsi, Sri Luh dkk. 1990. Perkembangan Masyarakat Akibat Pertumbuhan Industri Di Daerah Bali (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan).

_____________. 1991 Profesi Pekerjaan Sosial.Bandung Kompma STKS.

Downloads

Published

2021-07-12

How to Cite

Djawa, R. M. ., & Jacob, A. R. P. (2021). Pembangunan Pabrik Tebu Di Kabupaten Sumba Timur: Studi Gerakan Sosial Masyarakat Adat Terkait Penolakan Pembangunan Pabrik Tebu Di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Politiconesia, 10(1), 9–22. Retrieved from http://publikasi.undana.ac.id/index.php/jp/article/view/p331

Issue

Section

Articles